Hi everyone, lama tak menyapa di blog ini. Nampaknya usia blog ini sudah 10 tahun. Kalau di ibaratkan anak udah kelas 3 SD :D. Anyway, di awal tahun 2019 ini saya mau share pengalaman menggunakan Digibank by DBS. Awalnya saya menggunakan Digibank by DBS karena ada promo di JD.ID (https://www.jd.id/promo-digibank-acquisition-special-promo.html). Promonya mendapatkan 400 ribu voucher JD.ID dengan cara membuka tabungan di digibank dengan pembukaan awal Rp. 1.000.000,00. Dalam 7 hari akan mendapatkan voucher tersebut. Then tahun ini rencana saya akan ke Singapore menggunakan Digibank by DBS ini. Yang katanya Digibank by DBS ini dari Singapore.

Oh ya, dari awal saya membuka rekening ini sudah tidak dienakkan suatu keadaan oleh agen Digibank. Agen digibank datang tanggal 26 Desember 2018, agen datang ke kantor saya namun tidak membawa alat untuk menyambungkan ke biomorf. Sehingga saya membuat deal dengan agen bersepakat untuk reschedulling pada tanggal 27 Desember 2018. Agen yang datang berbeda namun lebih rapi dan sopan melayani saya. Proses verifikasi menggunakan sidik jari pun berlangsung kurang lebih 1/2 jam, karena sempat terkendala tidak terkoneknya alat biomorf nya. Dan akhirnya happy ending nih, punya rekening digibank by DBS. Tak lama kemudian saya langsung isi Rp. 1.000.000 untuk pembukaan rekeningnya.

Singkat cerita sudah berganti tahun 2019, 1 Januari 2019 pun tak kunjung mendapatkan voucher JD.ID, baiklah saya masih positive thinking, mungkin karena sibuk hari libur jadi tertunda. Sampai di suatu hari, tepatnya tanggal 4 Januari 2019. Istri saya dapat endorse untuk ke Malaysia dari perusahaan biskuit di Malaysia. Saya memberikan kartu DBS nya ke istri saya untuk menggunakan disana, termasuk mendaftarkan paket internet Mi Roaming dari Applikasi bawaan Xiaomi. Tiba saatnya untuk melakukan pembayaran menggunakan kartu debit Digibank by DBS melalui paypal. Entah kenapa tidak seperti biasanya, order pembelian paket internet Mi Roaming gagal, dan notifikasi di Mi Roaming sudah refunded, yang artinya sudah direfund.  Saya coba segera cek ke rekening Digibank by DBS di aplikasi nya. Ternyata ada 3 transaksi. 2 terdebet masing-masing 1 USD atau kalau dirupiahkan menjadi 14665, dan 1 transaksi refund (kredit) sebesar 14665. Saya masih positive thinking, oh ini mungkin gagal karena saya pakai Mi Roaming di seri handphone lama, yakni Redmi note 4. Saya coba ulang menggunakan redmi note 5, yang notabene telah berhasil saya gunakan tahun 2018 di Singapore. Baiklah saya coba bayar lagi tagihan Mi Roaming dengan menggunakan redmi note 5 metode bayar pakai kartu debit DBS via paypal. Dan yang terjadi ternyata sama saja, order gagal dan 3 transakasi. 2 debet dan 1 kredit seperti gambar dibawah ini

Akhirnya saya memutuskan tidak mengguakan Mi Roaming karena saya juga bayar pakai kartu kredit gagal juga, dan proses refund sehari-dua hari sudah kelihatan transaksinya di internet bankingnya, dan saya masih berpikir positive thinking “mungkin yang digibank by DBS refundnya belum selesai, baiklah saya tunggu deh sesuai FAQ di Mi Roaming, jika ada kegagalan akan direfund maksimal dalam 7 hari”. Tapi ah, kelamaan kayaknya kalau 7 hari, saya coba lapor melalui applikasi sajalah atas kejadian ini, saya menyanggah transaksi ini karena refund tidak sampai atau kedebet dua kali dalam sekali transaksi. Selain dari applikasi saya mengirimkan keluhan melalui link website DBS.

Saya sempat lupa karena lama tidak dibalas, dan akhirnya pada tanggal 8 januari 2019 saya mendapatkan reply bahwa statusnya berhasil, padahal di applikasi hasilnya gagal dan refund. Nah loh? Saya lalu membalas email tersebut dengan Screenshot pengembalian dana dari paypal dan purchased order yang gagal di Mi Roaming. Saya cek seharian email queing mulu. Oh berarti email dari Digibank by DBS sibuk nih. ya deh saya tunggu positive thinking lagi neh, saya juga paham tentang per-emailan, lha pekerjaan saya juga handle server email perusahaan-perusahaan, hotel dan personal. Saya coba ulang, masih queing. Keesokan harinya, saya mencoba menanyakan ke admin sosmed Instagram, responnya lumayan lebih cepat dari email. Jawabannya kurang lebih intinya, permasalahan kamu sudah dibalas di email, jika gagal katanya suruh kirim buktinya. Ya elah, saya sudah kirim langsung kemarin, tapi email server kamu yang antri, ujarku di Instagram. Oh saya ingat, pasti karena terlalu banyak attachment jadi masuknya susah. Saya coba persingkat dengan 2 attachment pengembalian dari paypal. Yap, ajaib, langsung terkirim. Namun tak kunjung dapat balasan juga. Saya juga mengirimkan bukti melalui admin instagram @digibankid. Namun entah apa hasilnya dari tiket IDDICM190106-040811956 ini …

Hasilnya adalah saya disuruh kirim bukti transaksi Mi Roaming dengan nomor transaksi yang tidak berhasil. Ya elah tong, saya udah kirim kemarin tuh apa gak dibaca ya? Saya juga disuruh mengirim¬† form affidavit dari CS nya. Saya download dan saya baca formnya. Lah kok ternyata form “Transaksi berikut tidak pernah saya lakukan” . Helloooooowwww…. Ya jelas saya nggak mau, nggak sesuai kok, lha saya memang melakukan transaksi tapi refundnya yang gagal, sebenernya sih refund berhasil tapi terdebetnya dua kali (menurut saya). Agak jengkel lalu saya membalasnya dah lah ambil aja uangnya yang gak di refund itu. Saya akan tarik semua uangnya di rekening, dan bikin artikel tentang pengalaman ini. Dapat deh reply bahwa memang prosedurnya seperti itu, dan intinya pendebetan berhasil setelah di cek oleh pihak network transaksi DBS. Abis itu tiketnya di close. Status selesai. Tapi kenyataannya saya tetap nunggu 7 hari dari tanggal transaksi (4 Januari 2019) tidak kunjung kembali juga refundnya. Artinya ya ditilep beneran sama Digibank by DBS dana refundnya.

Then, saya tipikal orang kurang sabar apa coba? Saya masih tunggu sampai tanggal 15 Januari 2019 untuk berharap mendapatkan kode vouchernya. Ya karena masih positive thinking pada Syarat ketentuannya memang maksimal 14 hari kerja. Tapi memang dasar DBS digibank yah. Ternyata gak masuk sampai tanggal 15 Januari 2019, aku tarik deh semua uangnya tanggal 15 Januari 2019. Saldonya saya sisain sejumlah bunga yang pernah di kasih DBS. Eh tak lama keumudian, saya mendapatkan sms promo untuk pembayaran kartu kredit melalui fitur applikasi DBS dengan minimal 2 kali transaksi dan akumulasinya 400ribu akan mendapatkan cashback 100 ribu. Kebetulan banget nih saya mau bayar tagihan CIMB saya dan istri. Saya langsung coba deh, bayar kartu kredit dua kali (istri dan saya) dan satu kali isi emoney mandiri. Nominalnya 2 Juta-an lah totalnya. Tapi apa daya, gak dapat lagi nih promonya. Ah berpikir positive lagi deh mungkin besok-besok. Oke kita tunggu besok-besok yah. Mungkin ada kejutan dari digibank by DBS.

Intinya, pelayanan Digibank by DBS ini sangat tidak profesional, tidak secure, dan app nya ada bugnya. Saat saya login masak keterangan nya aku punya saldo 50 jutaan, tapi saya tahu sih itu bukan punya saya, kelihatan kok 4 digit akhiran angka kartunya beda sama yang saya punya. Karena kartu itu bukan punya saya ya tidak saya apa-apakan.

Jadi kesimpulan gimana gais? Digibank by DBS itu tuti apa bukan? Punya pengalaman gak sama bank ini? Share di komen dong. Kalau saya sih dah gitu aja d ulu deh. Kalau saya sih masih berpositive thinking, secara dia bawa nama Singapore. Orang-orang yang kerja disana pasti orang pilihan yang kerjanya maksimal dan perfect. eh tapi kan ini bank di Indonesia? Tau dah… liat aja nanti… See you…

You want search this ?

Written by 

3 thoughts on “Pengalaman Tak Enak Pakai DigiBank by DBS”

  1. saya juga pernah menggunakan DBS yang terkoneksi pake Paypal. Tiba-tiba ada debit dari luar negeri yang tidak pernah saya lakukan. biasa kalo setiap transaksi khan harus ada notofikasi ke hp saya. tapi ini tidak pernah ada. saya klaim ke DBS katanya harus ditanyakan langsung ke pengambilnya. Sudah dilakukan selama seminggu akhirnya dikembalikan uang saya. Akhirnya saya kapok menggunakan Paypal. saya non aktifkan saja

  2. Share Pengalaman pake digibank, om.. tentang segmentated promo cashbacknya beberapa kali memang tidak otomatis cair ke rekening, harus di komplain terus.. untungnya ada fitur live chat,saya hampir tiap hari complain via live chat dan akhirnya cair juga. Digibank masih commit kok untuk mengkreditkan, walaupun kita harus korban waktu untuk komplain :)

Leave a Reply